KITAB
SUCI +Deuterokanonika |
|
| Katekismus Gereja
Katolik | |
|
199. Innosensius VI (1352-1362)
Innosensius lahir di Mont Beyssac, Limousin Perancis. Dulu ia bernama Etienne Aubert. Terpilih menjadi paus pada 30 Desember 1352. Ia bertekad menegakkan kembali otoritas Kepausan atas Negara Kepausan dan utuk itu ia mengirim seorang utusan ke Roma, yaitu Kardinal Albornoz, yang penuh semangat. Berkaitan dengan masalah-masalah Hukum Gereja, Paus Innosensius mengikuti jejak Paus Benediktus XII, yaitu dengan tegas meminta kaum imam untuk jujur dan penuh bakti. Ia menerapkan system ujian dan kebaikan dalam menetapkan kepentingan-kepentingan dan penghargaan eklesiastikal. Ia sekali lagi mewajibkan para uskup untuk menetap di keuskupannya masing-masing.
Lebih dari satu kali ia mendamaikan perselisihan antara Inggris dan Perancis (1360) serta melakukan pendekatan dengan Gereja Yunani tetapi kurang berhasil. Ia memperotes Bulla Emas Kaisar Charles IV (1356) yang menghilangkan hak-hak paus dalam pemilihan kaisar-kaisar Jerman. Paus Innosensius wafat pada 12 September 1362 di Avignon dan dimakamkan di sana.
|